Reuni Akbar IKA SMAN 7 Medan Ajak Alumni Bangun Kepedulian, Tanam Pohon hingga Resmikan Musala

oplus_0

Medan (suarsair.com) – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMAN 7 Medan menggelar Reuni Akbar yang diikuti lintas angkatan, mulai dari angkatan 1974, 1975 hingga angkatan terbaru. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 31 Juli–2 Agustus 2026, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian terhadap almamater, lingkungan dan masyarakat.

Ketua Dewan Penasehat Alumni SMAN 7 Medan, MS Kaban usai jalan santai dan meresmikan renovasi Musola Rahmat Al Yaqin SMAN 7 medan mengatakan reuni lintas angkatan ini bertujuan membangun semangat kebersamaan dan kepedulian para alumni agar terus berkontribusi bagi sekolah maupun kehidupan bermasyarakat.

“Para alumni harus tetap membangun almamaternya. Kebersamaan dan kepedulian harus terus dipupuk, mulai dari SMA hingga ke perguruan tinggi. Kepedulian itu penting sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut MS Kaban, kepedulian tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif, seperti pembangunan musala, membuka usaha bersama sebagai bentuk solidaritas, hingga gerakan penghijauan melalui penanaman pohon.
Ia menilai kondisi Kota Medan dan Sumatera Utara yang semakin panas menjadi alarm bagi seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

“Temperatur Medan dan Sumut bisa ditekan jika masyarakat ikut berpartisipasi menanam pohon. Minimal satu rumah menanam satu pohon. Jangan mudah menebang pohon, tetapi jagalah agar udara tetap bersih dan lingkungan tetap sehat,” katanya.

MS Kaban juga menyoroti masih rendahnya kepedulian terhadap pohon. Menurutnya, dalam banyak kasus pohon justru ditebang karena dianggap mengganggu kabel listrik, padahal yang seharusnya dibenahi adalah penataan kabelnya.

“Pohon memiliki manfaat besar dalam menyerap emisi dan menjaga kualitas udara. Karena itu, jangan pohonnya yang dikorbankan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk menjaga kawasan daerah aliran sungai (DAS), terutama Sungai Deli dan Sungai Denai, mulai dari hulu hingga hilir.

“Kalau Medan masih banjir, berarti ada persoalan serius dalam pengelolaan lingkungan. Bukan hanya soal sampah, tetapi juga bagaimana sungai dan daerah aliran sungai dijaga dengan baik. Sungai-sungai di Kota Medan harus kembali menjadi wajah depan kota yang indah, bukan menjadi halaman belakang yang terabaikan,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Umum IKA SMAN 7 Medan Dr Ir Dwi Sudaharto MSi  didampingi Sekretaris Umum Ir Malik Assalih Harahap dan Kepsek SMAN 7 Medan Suyono SPd MOr mengatakan, rangkaian Reuni Akbar dimulai, Jumat (31/7/2026) dengan seminar, dilanjutkan Sabtu (1/8/2026) dengan jalan santai, peresmian musala, serta penanaman pohon, pemeriksaan kesehatan, jualan produk UMKM dan hiburan di selang selingi pengundian lucky draw. Selanjutnya, Minggu (2/8/2026) akan digelar Kongres IKA SMAN 7 Medan.

Menurutnya, reuni yang digelar setiap empat tahun sekali itu selalu dinantikan para alumni karena menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antar alumni dari berbagai generasi.

“Momen empat tahunan ini selalu ditunggu-tunggu. Di sinilah kami bisa kembali berkumpul, bercengkerama, saling berbagi pengalaman, karena kami semua lahir dari rahim yang sama, yaitu SMAN 7 Medan,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *