Medan (suarsair.com) – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Provinsi Sumatera Utara bersama Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Medan menggelar kegiatan psikologi interaktif dan permainan edukatif bagi anak binaan, Rabu (22/7/2026).
Mengusung tema “Aku Berharga, Masa Depanku Masih Ada”, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak binaan untuk mengenali potensi diri, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membangun interaksi positif dengan sesama.
Pada sesi psikologi interaktif, para peserta diajak mengidentifikasi kelebihan yang dimiliki, baik pada diri sendiri maupun teman-temannya. Hasil pengenalan tersebut kemudian dituliskan pada selembar kertas sebagai bentuk apresiasi terhadap diri sendiri sekaligus menanamkan sikap saling menghargai.
Suasana haru terasa ketika anak-anak binaan diminta menuliskan harapan mereka setelah menyelesaikan masa pembinaan di LPKA. Sebagian besar mengungkapkan keinginan untuk menjadi pribadi yang lebih baik, kembali diterima di tengah masyarakat, melanjutkan pendidikan, memperoleh pekerjaan yang layak, serta membahagiakan orang tua.
Ketua LPAI Sumatera Utara, John Edward Hutajulu, mengatakan bahwa pembinaan di LPKA tidak hanya menjadi proses menjalani hukuman, tetapi juga momentum bagi anak-anak untuk menemukan jati diri, membangun semangat baru, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
“Waktu-waktu mereka berada di sini, mereka menemukan jati diri yang baru dan semangat yang baru. Sehingga, pada saat mereka keluar dari LPKA ini, mereka sudah memiliki rasa percaya diri dan merasa berharga,” ujarnya.
John berharap seluruh anak binaan dapat kembali diterima oleh masyarakat dan menjalani kehidupan secara positif setelah menyelesaikan masa pembinaan.
“Kita berharap mereka bisa kembali ke masyarakat dan kembali beraktivitas. Bagi yang masih bersekolah dapat melanjutkan pendidikan, sedangkan yang memasuki dunia kerja mampu beradaptasi, bersosialisasi, dan berkarya sesuai kemampuan serta minatnya,” tambahnya.
Selain sesi psikologi interaktif, kegiatan juga diisi dengan berbagai permainan kelompok yang bertujuan mengasah kreativitas, kekompakan, serta kemampuan berkomunikasi. Anak-anak binaan dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membuat mobil kreasi dari bahan kertas yang kemudian diperlombakan.
Melalui permainan tersebut, mereka dilatih bekerja sama, berpikir kreatif, menjunjung tinggi sportivitas, serta meningkatkan rasa percaya diri.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada tim pemenang dan pelepasan balon yang membawa harapan serta cita-cita para anak binaan sebagai simbol optimisme menyongsong masa depan.
Peringatan Hari Anak Nasional di LPKA Kelas I Medan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat perubahan, membangun karakter yang lebih baik, dan meningkatkan kepercayaan diri anak binaan. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, menata masa depan, dan kembali menjadi bagian dari masyarakat.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, pendampingan psikologis, serta dukungan keluarga dan masyarakat, anak-anak binaan diharapkan mampu menjalani kehidupan yang lebih positif dan meraih masa depan yang lebih baik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala LPKA Kelas I Medan Suriyanto Leonardo Situmorang AMd IP SH MH, Ketua Tim Psikologi LPAI Sumut Adriyani Sihite SPd MPsi, Ketua Dewan Pengawas LPAI Sumut Drs Herry Zulkarnaen Hutajulu MSi, Anggota Dewan Pengawas Gelumbang Hutagalung SE MM PhD serta Wakil Ketua LPAI Sumut Dr Drs R Kintoko Rochadi MKM. (*)












