Medan (suarsair.com) – Kelompok Pertanian dan Perikanan (Poktan) Bina Pelita yang berkedudukan di Kelurahan Sidorame Barat 2, Kecamatan Medan Perjuangan, menerima bantuan berupa bibit ikan dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan. Penyerahan bantuan itu merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang digagas Pemerintah Kota Medan, yang bertujuan untuk memperkuat ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat, Kamis (25/6/2026).
Program itu dinilai sangat bermanfaat dan dampaknya dapat dirasakan secara langsung oleh anggota kelompok yang dipimpin Ridho Hutabarat, Amd. Dalam pernyataan Ridho menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada berbagai pihak yang telah mendukung.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Rico Tri Putra Bayu Waas selaku Wali Kota Medan, serta Ahmad Untung Lubis SH MM dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan bibit ikan tersebut.
Ia juga menyampaikan harapan agar ke depannya Pemerintah Kota Medan dapat menyalurkan bantuan dalam jumlah yang lebih besar lagi, sehingga hasilnya dapat lebih mendongkrak kesejahteraan seluruh anggota kelompok dan masyarakat sekitar.
Selain kepada pimpinan daerah, Ridho juga mengapresiasi peran tenaga pendamping teknis. Beliau berterima kasih kepada Nurlianta Bako selaku Penyuluh Kelompok Pertanian dan Perikanan, serta Rizki Ananda Putra dari Balai Benih dan Bibit Perikanan dan Pertanian Kota Medan.
Kehadiran mereka sangat penting dalam memberikan bimbingan, memastikan kualitas bibit yang disalurkan, serta membantu kelompok dalam menerapkan cara budi daya yang baik dan benar.
Bantuan itu bukan sekadar pemberian, melainkan bentuk investasi jangka panjang untuk ketahanan pangan lokal. Dengan ketersediaan bibit ikan yang memadai dan pendampingan yang berkelanjutan, Poktan Bina Pelita diharapkan dapat mengembangkan usaha perikanannya secara mandiri.
Hasil panen yang meningkat nantinya tidak hanya mencukupi kebutuhan konsumsi keluarga, tetapi juga dapat dijual untuk menambah pendapatan.
Keberhasilan program itu juga menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah, tenaga penyuluh, dan kelompok usaha masyarakat menjadi kunci utama pembangunan daerah. Dukungan yang berkelanjutan akan menjadikan ketahanan pangan bukan lagi sekadar target, melainkan kenyataan yang dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat Kota Medan. (RMH)












