Isu Ketua DPRD Labura Di-OTT KPK Disebut Hoaks, Erni Ariyanti: Belum Ada Konfirmasi Resmi

Medan (suarsair.com) – Kabar yang menyebut Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Rimba Bertuah Sitorus terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Medan, Kamis (1/10/2026) dipastikan tidak benar.

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Erni Ariyanti Sitorus membantah kabar tersebut. Erni menyebut informasi mengenai OTT terhadap Rimba Bertuah merupakan kabar bohong atau hoaks.

“OTT itu hoaks, wak,” ujar Erni saat dikonfirmasi wartawan Pemprov Sumut melalui sambungan WhatsApp, Jumat (2/10/2026).

Erni juga mengakui bahwa Rimba Bertuah Sitorus masih memiliki hubungan keluarga dekat dengannya.
Kabar mengenai dugaan OTT tersebut sebelumnya beredar luas di tengah masyarakat. Dalam informasi yang beredar, Ketua DPRD Labura disebut diamankan bersama sejumlah orang lainnya oleh KPK di Medan pada Kamis sore.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum terdapat konfirmasi resmi dari KPK yang membenarkan adanya operasi tangkap tangan terhadap Ketua DPRD Labura tersebut.

Rimba Bertuah Sitorus merupakan Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara periode 2024–2029. Namanya tercatat sebagai calon terpilih DPRD Labura dari Partai Golkar pada Pemilu 2024 dengan perolehan 7.002 suara di daerah pemilihan Labura 2.

Dalam sejumlah agenda DPRD Labura sepanjang 2026, Rimba juga masih menjalankan aktivitasnya sebagai pimpinan lembaga legislatif tersebut.

Pada September 2026, misalnya, Rimba memimpin rapat paripurna DPRD Labura terkait pengesahan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026. Dalam agenda tersebut, pimpinan DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Labura menandatangani berita acara nota kesepakatan sebagai dasar pembahasan Perubahan APBD 2026.

Beberapa pekan kemudian, Rimba juga tercatat memimpin rapat paripurna terkait pembahasan perubahan APBD Labura 2026.

Belum Ada Keterangan Resmi KPK
Munculnya isu OTT tersebut hingga kini belum disertai keterangan resmi dari lembaga antirasuah. Karena itu, informasi yang beredar mengenai dugaan penangkapan Rimba Bertuah belum dapat dipastikan kebenarannya berdasarkan sumber resmi.

Pernyataan Erni Ariyanti Sitorus menjadi bantahan dari pihak keluarga sekaligus pimpinan DPRD Sumut terhadap kabar tersebut.

Masyarakat diimbau tidak langsung mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, khususnya kabar mengenai penangkapan atau OTT oleh aparat penegak hukum.

Dengan demikian, Jumat (2/10/2026) kabar mengenai Ketua DPRD Labura Rimba Bertuah Sitorus yang disebut terkena OTT KPK belum terbukti dan telah dibantah oleh Erni Ariyanti Sitorus. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *