Sumur Minyak Tua Peninggalan Belanda di Telaga Said Pangkalan Brandan Terbakar Hebat

Langkat (suarsair.com) – Sumur Minyak tua Telaga Said di Dusun VI, Desa Lama Baru, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Rabu (29/7/2026) sore, hingga dini hari, terbakar apa belum berhasil dipadamkan, petugas pemadam kebakaran (Damkar) terus berjibaku mengendalikan kebakaran di salah satu sumur minyak tertua yang menjadi saksi lahirnya industri perminyakan Indonesia Panduan Kota dan Daerah

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB itu menghebohkan masyarakat sekitar. Kobaran api yang muncul dari salah satu sumur minyak tua disekitar kawasan Sumur Telaga Tunggal terlihat membesar dalam waktu singkat dan menarik perhatian warga, hingga berbondong-bondong mendatangi lokasi kebakaran.

Warga sekitar yang menyaksikan peristiwa itu kepada wartawan, “Hingga pukul 21.30 WIB, api masih terus berkobar. Tim pemadam kebakaran dari Pertamina terus melakukan upaya penanganan, namun proses pemadaman belum dapat dilakukan secara maksimal karena masih menunggu kedatangan alat berat yang dibutuhkan untuk mendukung operasi dilapangan,” sebut Ismail, salah seorang warga yang mengetahui kebakaran Sumut minyak tua itu, Kamis (30/7/2026).

Meski kebakaran cukup besar, hingga saat ini dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Aparat kepolisian bersama pihak Pertamina masih terus melakukan pemantauan dilokasi hingga kondisi benar-benar aman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mendekati lokasi kebakaran.
Garis pengamanan dipasang disekitar area sumur untuk mencegah masyarakat mendekat, mengingat tingginya potensi bahaya akibat kobaran api dan gas yang masih keluar dari lokasi.

Dikonfirmasi, Kapolsek Pangkalan Brandan Eben Tarigan, Kamis (30/7/2026) kepada wartawan, penyebab kebakaran itu masih didalami dan saat ini tim dari Polres Langkat sudah datang menuju lokasi, dalam peristiwa itu.

“Penyebab kebakaran sedang penyelidikan, tidak ada korban jiwa, atau korban luka, api berhasil ditangani tim pemadam dari Pertamina pagi dini hari,” ujarnya.

“Saat ini personel Polsek Pangkalan Brandan bersama tim pemadam kebakaran Pertamina telah melakukan pengamanan lokasi serta mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran,” imbuh Kapolsek Pangkalan Brandan itu.

Kebakaran ini menjadi perhatian karena terjadi dikawasan Sumur Minyak Tua Telaga Said yang memiliki nilai sejarah sangat penting bagi perjalanan industri energi nasional.Asia Tenggara dan Kepulauan Pasifik.

Sumur yang dikenal dengan nama Telaga Tunggal No 1 mulai menghasilkan minyak pada tahun 1885 dengan produksi sekitar 180 barel per hari. Lokasi ini berada di Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, sekitar 110 kilometer dari Kota Medan.

Kawasan tersebut merupakan salah satu titik awal eksploitasi minyak bumi di Nusantara pada masa kolonial Belanda dan menjadi cikal bakal berkembangnya industri minyak di Pangkalan Brandan yang kemudian tercatat sebagai salah satu pusat perminyakan tertua di Indonesia.

Pengeboran Sumut minyak tertua di Telaga Said tahun 1883 di zaman kolonial Belanda.

Usia sumur mencapai 141 tahun, Sumur Telaga Said tidak hanya menjadi aset industri, tetapi juga merupakan monumen sejarah yang menandai awal perjalanan panjang sektor minyak dan gas bumi nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *