Medan (suarsair.com) – Gempa bumi dengan estimasi magnitudo 5,6 yang berpusat sekitar 60 kilometer dari Kota Langsa, Aceh, mengguncang sejumlah wilayah di Sumatera, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 11.18 WIB.
Getaran gempa juga dirasakan hingga Kota Medan, termasuk di lingkungan Kantor Gubernur Sumatera Utara.
Sesaat setelah guncangan terasa, sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai yang sedang beraktivitas di Gedung Kantor Gubernur Sumut memilih melakukan evakuasi mandiri. Mereka meninggalkan ruangan kerja dan turun menuju lantai dasar melalui tangga sebagai langkah antisipasi demi keselamatan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumut Drs Basarin Yunus Tanjung MSi yang juga turun lantai delapan, mengatakan guncangan berlangsung lebih dari satu menit dan terasa cukup kuat.
“Ada sekitar satu menit lebih getarannya dan terasa cukup kuat. Karena itu kami langsung turun menggunakan tangga menuju lantai bawah sebagai langkah antisipasi,” ujarnya.
Meski demikian, Basarin memastikan kondisi bangunan Kantor Gubernur Sumut tetap aman dan tidak mengalami kerusakan akibat gempa tersebut. Menurutnya, gedung tersebut telah dirancang untuk memenuhi standar keamanan sehingga mampu meredam dampak guncangan.
“Bangunan ini cukup kuat. Selama beberapa kali gempa yang pernah dirasakan di Kota Medan, sejauh ini tidak pernah terjadi kerusakan pada gedung,” katanya.
Hingga beberapa saat setelah gempa terjadi, aktivitas di lingkungan Kantor Gubernur Sumut sempat dihentikan sementara untuk memastikan situasi benar-benar aman. Setelah kondisi dinyatakan kondusif, para pegawai kembali melanjutkan aktivitas seperti biasa.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan di lingkungan Kantor Gubernur Sumut akibat peristiwa tersebut. Pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti arahan dari instansi berwenang apabila terjadi gempa susulan. (Darwin S)












