Warga Air Joman dan Silau Datangi Kantor Gubernur Sumut, Tagih Janji Pembangunan Jalan Rusak

oplus_0

Medan (suarsair.com) – Puluhan warga yang tergabung dalam Gabungan Aliansi Masyarakat Air Joman dan Masyarakat Silau, Asahan menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Sumut, Selasa (23/6/2026). Mereka menuntut Pemprov Sumut segera merealisasikan pembangunan ruas jalan yang telah bertahun-tahun mengalami kerusakan dan menjadi keluhan masyarakat Asahan.

Dalam aksi tersebut, massa yang datang menggunakan satu mobil komando dan tiga unit bus menyuarakan aspirasi terkait kondisi jalan sepanjang 6 kilometer yang dinilai sangat mengganggu aktivitas warga, baik untuk kebutuhan ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas sehari-hari.

Para peserta aksi meminta agar pembangunan ruas jalan tersebut dimasukkan dalam anggaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tahun 2027 dan segera direalisasikan.

Perwakilan massa menyampaikan bahwa kerusakan jalan yang berkepanjangan telah menjadi beban bagi masyarakat. Karena itu, mereka berharap pemerintah memberikan kepastian terkait pembangunan infrastruktur yang selama ini dinantikan warga.

Aspirasi masyarakat diterima melalui pertemuan yang difasilitasi oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Celvijn Simanjuntak SIK MH. Dalam pertemuan tersebut, pihak Pemerintah Provinsi Sumu menyampaikan komitmennya untuk menganggarkan dan membangun ruas jalan yang menjadi tuntutan masyarakat pada tahun 2027.

Wakil Gubernur Sumut H Surya BSc dalam pertemuan tersebut menyatakan bahwa pemerintah akan berupaya merealisasikan pembangunan jalan dimaksud pada tahun 2027. Pernyataan itu disambut positif oleh masyarakat yang berharap janji tersebut dapat segera diwujudkan.

“Hasil pertemuan hari ini menyebutkan bahwa pembangunan Ruas Jalan Provinsi Nomor 54 batas Tanjung Balai akan dimasukkan dalam anggaran tahun 2027. Kami berharap komitmen ini benar-benar direalisasikan sehingga masyarakat tidak perlu lagi berulang kali datang menyampaikan tuntutan yang sama,” ujar salah seorang perwakilan massa.

Aksi berlangsung dengan tertib dan damai di bawah pengamanan aparat kepolisian. Setelah menyampaikan aspirasi dan memperoleh penjelasan dari pihak pemerintah, massa membubarkan diri dengan harapan pembangunan jalan yang telah lama dinantikan dapat segera terealisasi sesuai komitmen yang disampaikan.

Masyarakat Air Joman dan Silau menegaskan akan terus mengawal proses penganggaran hingga pelaksanaan pembangunan jalan tersebut demi meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan warga di wilayah mereka. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *