Pimpinan Gereja se-Sumut Kumpul di Kaderisasi GAMKI, Gabriel Choandy Dorong Lahirnya Pemimpin Muda Berintegritas

Medan (suarsair.com) – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan (DPD) Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumut menggelar Pendidikan Kader Tingkat Madya (PKTM) 2026, 28-29 Agustus 2026. Kegiatan itu menjadi forum strategis untuk memperkuat kaderisasi sekaligus merumuskan arah regenerasi kepemimpinan muda Kristen di Sumatera Utara.
Mengusung tema “Spiritual, Servant Leadership dan Regenerasi Kepemimpinan Kristen”, kaderisasi tersebut akan mempertemukan ratusan utusan GAMKI dari berbagai kabupaten/kota se-Sumut serta perwakilan organisasi kepemudaan lintas lembaga.
Menariknya, kegiatan itu menghadirkan sejumlah pimpinan sinode gereja dan tokoh akademisi teologi terkemuka di Sumatera Utara. Forum oikumene lintas sinode tersebut dipandu Gabriel Henry Willy Choandy AMd SE MSi AAP selaku Sekretaris Bidang Kerohanian DPD GAMKI Sumut.
Gabriel menilai kaderisasi kepemimpinan tidak cukup hanya membekali generasi muda dengan kemampuan teknis dan organisasi. Menurutnya, integritas, keteladanan serta semangat melayani menjadi fondasi penting bagi pemimpin masa depan.
“Kompetensi tanpa integritas hanya akan melahirkan kepemimpinan yang rapuh. Pemuda Kristen Sumut harus kembali pada esensi servant leadership kepemimpinan yang melayani, bukan dilayani,” ujar Gabriel kepada wartawan saat ditemui di Medan, Sabtu (29/8/2026).
Ia mengatakan, kehadiran para pimpinan gereja dan tokoh akademisi teologi dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif sekaligus arah moral bagi kader-kader GAMKI dalam menghadapi tantangan kepemudaan dan ruang publik.
“Kami bersyukur para pimpinan tertinggi gereja dan tokoh akademisi teologi berkenan turun langsung memberikan kompas moral bagi arah gerak kader GAMKI,” katanya.
Gabriel merupakan alumnus SMU Sutomo 1 Medan yang menempuh pendidikan di bidang keuangan secara linier. Ia menyelesaikan Diploma III Akuntansi di Politeknik Negeri Medan, kemudian meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Sumatera Utara (USU).
Pada 2015, ia menyelesaikan pendidikan Magister Ilmu Akuntansi dan Audit Sektor Publik melalui program beasiswa STAR BPKP yang didanai Asian Development Bank (ADB).
Dari sisi karier pemerintahan, Gabriel pernah dipercaya sebagai Kepala Subbidang Akuntansi pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sumatera Utara selama hampir tujuh tahun, periode 2017-2023. Saat ini, ia bertugas sebagai profesional di Inspektorat Provinsi Sumatera Utara.
Pengalaman di bidang tata kelola keuangan pemerintahan tersebut kemudian berpadu dengan kiprahnya dalam pelayanan gereja dan kegiatan oikumene di Sumatera Utara.
Gabriel merupakan putra Pdt Md Rolend Efraim Choandy, Sekretaris Umum Gereja Pantekosta/Pinksterkerk, serta cucu Rev. Henok Choandy, tokoh perintis Gerakan Roh Kudus di Sumatera Timur yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum, Gembala dan Pimpinan Gereja Pantekosta/Pinksterkerk. Ia juga merupakan cucu dari Pdt Hanna Debora Tjieanda.
Dalam pelayanan gereja, Gabriel tercatat telah melayani di Keluarga Besar GBI Medan Plaza sejak 2006 hingga saat ini. Ia kini aktif sebagai Diaken di GBI Rumah Persembahan dan GBI Hotel Danau Toba International.
Dalam pelayanannya tersebut, ia berada di bawah naungan Gembala Pembina Pdt R Bambang Jonan, Gembala Sidang Pdt Daniel Edy Prajitno STh serta mendapat mentoring dari Pdm Lukman Siregar.
Selain aktif dalam birokrasi dan pelayanan gereja, Gabriel juga memiliki pengalaman dalam pengelolaan organisasi, aset dan keuangan pada berbagai kegiatan oikumene serta kepemudaan berskala besar di Sumatera Utara.
Dalam dua tahun terakhir, ia dipercaya sebagai Wakil Sekretaris Umum Bidang Perlengkapan, Dekorasi, Sound System dan Multimedia Panitia Natal Oikumene Sumut 2024. Ia juga dipercaya sebagai Wakil Bendahara Panitia Paskah Nasional 2025 di Medan.
Selain itu, Gabriel menjabat Bendahara Umum Yayasan Perayaan Kasih Medan sekaligus Bendahara Umum Panitia Perayaan Kasih Medan, sebuah kegiatan kolaborasi global bersama Billy Graham Evangelistic Association (BGEA) pada 2025.
Saat ini, ia juga aktif sebagai Wakil Bendahara Bidang Perkebunan DPD KNPI Sumut serta Andalan Bidang Pengelolaan Aset dan Usaha Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara.
Berbagai pengalaman tersebut menjadi modal bagi Gabriel dalam menjalankan perannya di GAMKI Sumut, khususnya dalam bidang kerohanian dan kaderisasi.
Cetak Biru Pemimpin Masa Depan
Pendidikan Kader Tingkat Madya GAMKI Sumut 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi menjadi ruang untuk melahirkan gagasan dan membangun karakter pemimpin muda Kristen yang mampu menjawab tantangan zaman.
Melalui pertemuan lintas gereja, organisasi dan generasi muda, GAMKI Sumut ingin memperkuat kolaborasi sekaligus menyiapkan sumber daya kepemimpinan yang memiliki kompetensi, integritas dan kepedulian terhadap masyarakat.
Kaderisasi ini juga diproyeksikan menjadi momentum untuk menyusun cetak biru regenerasi kepemimpinan muda Kristen di Sumatera Utara, sehingga kader-kader yang lahir tidak hanya mampu memimpin organisasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
GAMKI Sumut menargetkan kaderisasi tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk menyuplai stok pemimpin masa depan yang siap berkontribusi bagi Sumatera Utara, Indonesia, bahkan dalam ruang pelayanan dan kepemimpinan yang lebih luas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *