Medan  

Margaret MS Desak Pemko Medan Segera Benahi Jalan di Cingwan Podomoro, BTN TNI AL dan Martubung Asri

Medan (suarsair.com) – Anggota DPRD Kota Medan dari Panitia Khusus (Pansus) Aset Daerah, Margaret MS mendesak Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan agar segera melakukan perawatan dan perbaikan jalan di sejumlah kawasan perumahan yang telah resmi menjadi aset Pemerintah Kota Medan.

Beberapa kawasan yang menjadi sorotan yakni akses jalan di Perumahan Cingwan Podomoro, Komplek BTN TNI AL, serta Perumahan Martubung Asri yang dinilai belum mendapat penanganan maksimal meski fasilitas umumnya telah diserahkan kepada Pemko Medan sejak beberapa tahun lalu.

Desakan tersebut disampaikan Margaret dalam rapat pembahasan aset daerah bersama Dinas SDABMBK, Bagian Hukum Pemko Medan, serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) di Gedung DPRD Medan, Senin (25/5/2026).

“Sudah tiga tahun pihak pengembang menyerahkan fasilitas umum kepada Pemko Medan. Namun hingga kini pengelolaan aset, khususnya perbaikan jalan, belum dilakukan secara maksimal,” tegas Margaret.

Menurutnya, proses penyerahan fasilitas umum dari pengembang kepada pemerintah tidak seharusnya berhenti pada aspek administrasi semata. Pemerintah daerah, lanjutnya, memiliki tanggung jawab untuk memastikan fasilitas tersebut tetap layak dan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik.

“Jangan hanya menuntut pengembang menyerahkan fasum. Setelah menjadi aset Pemko Medan, pemerintah juga wajib peduli dan memberikan fasilitas yang layak kepada masyarakat,” ujarnya.

Rapat Pansus Aset Daerah itu dipimpin Ketua Pansus Robi Barus SE dan turut dihadiri anggota pansus lainnya, yakni Renville P Napitupulu, Kasman Marasakti Lubis, serta Muslim Harahap.

Dalam kesempatan yang sama, Robi Barus juga meminta Dinas SDABMBK mempercepat proses sertifikasi seluruh ruas jalan di Kota Medan. Menurutnya, sertifikasi penting dilakukan guna memperkuat legalitas aset daerah sekaligus mencegah potensi penguasaan oleh pihak ketiga.

“Kita perlu mengetahui berapa aset yang masih bermasalah dan sejauh mana progres penyelesaiannya,” kata Robi.

Sementara itu, Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 3.200 ruas jalan di Kota Medan. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 800 ruas yang telah memiliki sertifikat resmi.

“Untuk tahun 2026, kami mengusulkan tambahan 300 ruas jalan ke BPN untuk proses sertifikasi. Sisanya akan dilakukan secara bertahap setiap tahun,” jelasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *