Deliserdang (suarsair.com) – Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap meninjau langsung persiapan akhir pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumut 2026 di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskandar/Pancing, Kabupaten Deliserdang, Senin (15/6/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas, arena perlombaan, dan sarana pendukung telah siap digunakan sehingga rangkaian pembukaan MTQ yang dijadwalkan berlangsung Senin malam dapat berjalan aman dan lancar.
Didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut, Sulaiman Harahap meninjau berbagai titik di kawasan Lapangan Astaka. Ia juga menyaksikan gladi resik yang melibatkan tim marching band, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), serta koordinasi akhir panitia pelaksana.
Dalam arahannya, Sulaiman memberi perhatian khusus terhadap kenyamanan peserta dan pengunjung. Ia meminta panitia memastikan ketersediaan toilet umum yang memadai, menjaga kebersihan fasilitas pendukung, serta menata stan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang turut meramaikan kegiatan tersebut.
Selain itu, kondisi cuaca yang belakangan tidak menentu juga menjadi perhatian. Sulaiman meminta panitia menyiapkan langkah antisipatif guna memberikan perlindungan bagi peserta dan tamu undangan apabila hujan turun saat acara berlangsung.
“Kita tidak bisa memprediksi cuaca akhir-akhir ini yang sering turun hujan. Tolong diantisipasi dengan baik di venue utama, jangan sampai begitu acara dimulai dan hujan turun, para hadirin serta tamu undangan malah berhamburan mencari tempat berteduh,” tegas Sulaiman.
Usai melakukan peninjauan dan berkoordinasi dengan seluruh unsur kepanitiaan, Sulaiman menyatakan optimistis pembukaan MTQ ke-40 Sumut tahun 2026 dapat berlangsung sukses sesuai rencana.
“InsyaAllah, kita telah mengecek dan memastikan seluruh rangkaian persiapan pagelaran hingga acara pembukaan MTQ malam nanti akan berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya.
MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumut Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan pencarian qari-qariah terbaik, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal di sekitar lokasi kegiatan. (*)












