DWP Sumut Dorong Keluarga Sehat melalui Pelatihan Olah Makanan dan Camilan

Medan (suarsair.com) – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar pelatihan mengolah makanan dan camilan sehat untuk meningkatkan keterampilan pengurus dalam menyiapkan hidangan yang menarik dan bergizi bagi keluarga. Kegiatan ini juga menjadi upaya DWP Sumut mendorong terciptanya keluarga yang sehat dan berkualitas.

Sebanyak 32 pengurus DWP Sumut mengikuti pelatihan yang digelar di Baking Studio Inti Jaya, Jalan Dr. FL. Tobing Nomor 66 A, Pusat Pasar Medan, Selasa (6/10/2026).

Ketua DWP Sumut Boya Yanti Gultom mengatakan, pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya DWP Sumut meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengurus, khususnya dalam mengolah makanan modern dengan tetap memperhatikan nilai gizi dan kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin ibu-ibu pengurus DWP dapat belajar mengolah makanan yang modern, menarik, tetapi tetap memiliki nilai gizi yang baik dan sehat untuk keluarga,” ujar Boya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan praktik langsung membuat sushi dan bolu marmer. Kegiatan dipandu Chef Pujo Sakti, seorang chef profesional yang merupakan alumnus Tata Boga Universitas Negeri Medan serta alumnus perguruan tinggi tata boga di Jerman.

“Kita dipandu langsung dalam bentuk demo pembuatan kue (Baking) atau memasak (Cooking), sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga dapat mempraktikkan langsung proses pengolahan makanan,” jelasnya.

Menurut Boya, kreativitas dalam mengolah makanan juga penting agar makanan sehat tetap menarik dan disukai anak-anak.

“Harapan kami, ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan di rumah. Dengan kreativitas dalam mengolah makanan, kita bisa menghadirkan camilan yang sehat, bergizi, dan disukai anak-anak maupun keluarga,” katanya.

Boya berharap keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan tersebut dapat diterapkan para pengurus DWP dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menyediakan makanan dan camilan sehat bagi keluarga.

“Pelatihan seperti ini akan terus didorong untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan para anggotanya, sekaligus mendukung terciptanya keluarga yang sehat dan berkualitas,” harapnya. (Darwin S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *