Dua Orang Pencari Besi Ditemukan Meninggal Tertimbun Tanah di Eks PT Gunung Gahapi Sakti

Medan Deli (suarsair.com) – Warga Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli, ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun tanah di area lahan eks PT Gunung Gahapi Sakti yang berada di Jalan Yos Sudarso Lingkungan 2, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Selasa (12/5/2026).

Peristiwa nahas tersebut diketahui setelah personel Polsek Medan Labuhan menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 07.00 WIB, tentang adanya dua orang yang diduga tertimbun tanah di lokasi tersebut.

Berdasarkan informasi warga, sebelum kejadian kedua korban terlihat masuk ke dalam sebuah lubang di area lahan eks PT Gunung Gahapi Sakti yang diperkirakan memiliki kedalaman sekitar tiga meter. Warga menyebutkan, bahwa kedua korban diketahui kerap beraktivitas di lokasi itu untuk mencari serpihan besi yang tertimbun di dalam tanah.

Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Medan Labuhan yang dipimpin Perwira Pengawas langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas kepolisian bersama keluarga korban berupaya melakukan penggalian menggunakan peralatan seadanya guna menyelamatkan korban.

Tidak berselang lama, Tim Basarnas Kota Medan tiba di lokasi dengan membawa satu unit alat berat untuk membantu proses evakuasi. Upaya pencarian berlangsung selama beberapa jam, karena kondisi tanah yang cukup sulit dan lokasi korban berada di dalam timbunan.

Setelah proses evakuasi yang cukup panjang, sekira pukul 13.30 WIB, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan kedua korban. Korban diketahui berinisial RF (38) dan R (39), yang keduanya merupakan warga Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.

Namun nahas, saat ditemukan kedua korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Selanjutnya, atas permintaan pihak keluarga, jenazah kedua korban langsung dibawa ke rumah duka di Kelurahan Mabar untuk disemayamkan.

Pihak kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan memasang Police line di area penemuan mayat. Bhabinkamtibmas dan Kepala lingkungan menghimbau agar warga tidak lagi melakukan pencarian serpihan besi dilokasi tersebut untuk mencegah kejadian serupa terulang. (RMH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *