Medan (suarsair.com) – Suasana di kawasan paviliun kabupaten dan kota pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 dipenuhi antusiasme pengunjung. Di tengah ramainya stan yang menampilkan beragam produk unggulan dan potensi daerah, ratusan orang tampak berjalan dari satu paviliun ke paviliun lainnya sambil membawa selembar “paspor” khusus.
Lembar paspor bergambar maskot PRSU ke-50 itu menjadi bagian dari permainan interaktif yang disiapkan panitia. Pengunjung diajak berburu stempel dari berbagai paviliun daerah untuk ditukarkan dengan beragam hadiah menarik.
Program tersebut terbukti sukses meningkatkan kunjungan ke seluruh anjungan kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Melalui konsep yang sederhana namun atraktif, pengunjung diajak mengenal kekayaan budaya, pariwisata, dan produk unggulan dari 33 kabupaten/kota di Sumut.
Meski terdapat 33 paviliun daerah, peserta hanya diwajibkan mengumpulkan sedikitnya 24 stempel dari paviliun pilihan. Selain itu, mereka juga harus mengunjungi lima stan sponsor utama, yakni Indosat, Bank Sumut, Oxygen, Lazada, dan Gojek.
Apabila salah satu stempel sponsor tidak diperoleh, paspor tidak dapat ditukarkan dengan hadiah meski jumlah stempel daerah telah memenuhi syarat.
“Jadi ada 33 kota dan kabupaten, tapi yang harus distempel cukup 24 saja, bebas pilih yang mana. Namun, lima stan sponsor ini wajib didatangi. Kalau salah satunya tidak ada, meskipun stempel daerah sudah lebih dari 24, tetap tidak bisa ditukar hadiahnya,” ujar Oneida, petugas registrasi di stan penukaran merchandise, Senin (6/7/2026).
Memasuki hari keempat penyelenggaraan PRSU, antusiasme masyarakat terus meningkat. Sejak dibuka pada Jumat lalu, ribuan lembar paspor telah dibagikan kepada pengunjung.
Panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik, mulai dari botol minum, tas punggung eksklusif, hingga merchandise dari Bank Sumut bagi peserta yang berhasil menyelesaikan tantangan.
Salah seorang pengunjung, Rina (42), warga Jalan Bromo, Medan, mengaku sengaja mengajak seluruh anggota keluarganya menghabiskan waktu di PRSU.
“Kami datang berempat sekeluarga. Awalnya memang hanya ingin jalan-jalan dan melihat-lihat. Kalau ada produk yang cocok, sekalian belanja,” ujarnya.
Menurut Rina, kegiatan berburu stempel membuat kunjungan ke PRSU menjadi lebih menyenangkan, terutama bagi anak-anak. Mereka terlihat lebih antusias mengunjungi setiap paviliun sambil mengenal keberagaman budaya dan potensi daerah di Sumatera Utara.
“Sekarang lagi semangat cari stempel supaya nanti bisa ditukar hadiahnya sebelum pulang. Seru juga buat anak-anak, jadi tidak bosan keliling,” katanya sembari menunjukkan paspor yang hampir penuh.
Hingga Senin sore, antrean di stan penukaran hadiah masih dipadati pengunjung. Meski harus berjalan mengelilingi area pameran yang cukup luas, semangat mereka tidak surut. Selain membawa pulang merchandise, para pengunjung juga memperoleh pengalaman mengenal lebih dekat potensi dan kekayaan daerah-daerah di Sumatera Utara melalui cara yang menyenangkan dan interaktif. (*)












