Medan (suarsair.com) – Diskominfo Sumut menghadirkan nuansa nostalgia dengan memamerkan berbagai perangkat telekomunikasi klasik yang pernah menjadi tonggak perkembangan teknologi komunikasi. Pameran tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung karena menampilkan koleksi langka yang kini sulit ditemukan.
Salah seorang staf Dinas Kominfo Sumut Beby kepada wartawan, Rabu (8/7/2026) malam mengatakan, koleksi yang dipamerkan merupakan perangkat komunikasi bersejarah yang memiliki nilai edukasi tinggi. Di antaranya telepon genggam buatan Jerman (Made in Germany) yang diproduksi sekitar era 1960-an serta radio Telefunken buatan Jerman yang berasal dari tahun 1950-an.
“Melalui koleksi ini, masyarakat dapat melihat bagaimana alat komunikasi berkembang dari masa ke masa. Dulu perangkat seperti ini merupakan teknologi yang sangat canggih pada zamannya,” ujar Beby.
Menurutnya, pameran tersebut bertujuan memperkenalkan perjalanan panjang perkembangan teknologi komunikasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang kini lebih akrab dengan perangkat digital modern.
Kehadiran perangkat telekomunikasi klasik ini pun berhasil menarik perhatian pengunjung. Banyak di antaranya berhenti untuk mengamati setiap detail koleksi, mengabadikan momen melalui foto, hingga mengenang masa ketika radio dan telepon menjadi sarana utama dalam berkomunikasi.
Selain menghadirkan pengalaman bernostalgia, pameran itu juga memberikan edukasi mengenai perjalanan inovasi teknologi yang terus berkembang dari masa ke masa. Pengunjung diajak memahami bahwa kemudahan komunikasi digital yang dinikmati saat ini merupakan hasil dari proses panjang perkembangan teknologi selama puluhan tahun.
Melalui pameran tersebut, Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara berharap masyarakat semakin menghargai sejarah perkembangan teknologi komunikasi sekaligus memahami transformasi besar yang telah membawa dunia memasuki era digital. (*)












