Takut Tak Dapat BBM, Antrean Panjang Terjadi Di Sejumlah SPBU di Medan

Medan (suarsair.com)

Beberapa hari setelah pengumuman pemerintah dimana persediaan BBM di tanah air masih aman hingga 20 hari ke depan, disusul informasi diberbagai media yang menyebut kapal tanker pengangkut minyak mentah terjebak di Timur Tengah membuat “kepanikan” di masyarakat.

Walaupun pemerintah kembali mengumumkan stok BBM menjadi 90 hari mengantisipasi dampak Timteng, masyarakat malah tidak percaya. Hal itu dibuktikan, terjadinya antrean panjang di SPBU Kota Medan dan sekitarnya untuk memperoleh BBM terutama jenis solar.

Hasil pemantauan jurnalis suarsair.com di sejumlah kawasan dan SPBU di Medan, Kamis (5/3/2026) akibat antrean panjang sehingga mengakibatkan kemacetan di sepanjang jalan yang melintasi SPBU.

Di Jalan Cemara dan Jalan Krakatau/simpang Jalan Cemara, ada 4 SPBU sejak pagi sudah terjadi penumpukan truk dan mobil antre untuk membeli BBM jenis solar, namun masyarakat yang membeli BBM jenis pertalite juga kesulitan untuk antre karena jumlah kendaraan jenis truk besar bersusun dari badan jalan hingga ke SPBU.

Menurut pengamatan di lapangan, ketersediaan BBM sebenarnya ada namun pengemudi truk diduga ketakutan tidak memperoleh BBM untuk dipakai mengantarkan muatannya.Memang jumlah kendaraan cukup banyak, ujar Wak Min pengendara mobil yang sedang antre BBM pertalite.

Sementara SPBU Jalan Setia Budi simpang Selayang, Jalan Jamin Ginting Laucih, Jalan Jamin Ginting Simpang Simalingkar, menurut seorang warga ber marga Peranginangin ketiga SPBU itu sering BBM jenis solar habis. Sehingga dia mengaku kesal karena tidak memperoleh BBM jenis solar untuk kendaraan nya.

Sementara itu, Ketua DPC Hiswana Migas Sumut Haris Razali menghimbau masyarakat agar tidak perlu khwatir dan tidak “panic buying ” karena persediaan BBM di Sumut masih mencukupi.

Dan untuk pengelola SPBU agar menjual BBM sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *