Medan (suarsair.com) – Salah satu impian serta harapan besar bagi setiap siswa yang duduk di kelas akhir madrasah yaitu dapat melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi yang diinginkannya serta yang dicita-citakannya. Hal inilah yang diharapkan Hikmatul Fadhilah Hasibuan (16) warga
Jalan Karya Gang Sosro No 10 C Medan, seorang siswi yang baru saja selesai studi selama 3 tahun di MAN 2 Model Medan.
Hikmahtul berhasil lulus memasuki Perguruan Tinggi Negeri (PTN) berkualitas di Universitas Sumatera Utara (USU) jurusan Kedokteran melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Ia tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, juga memiliki bakat keagamaan dalam bidang Alquran, Hikmah merupakan seorang Qariah yang berhasil menjuarai Musabaqah Tilawatil quran tingkat Nasional sebanyak 2 kali.
Pertama Juara II MTQ Tingkat Nasional 2024 di Samarinda Kalimantan Timur pada cabang tilawatil quran, prestasi kedua meraih Juara I MTQ tingkat Nasional cabang Giat Prestasi Tilawah Puteri Tahun 2024 pada kegiatan Kemah Pramuka Madrasah Nasional (KPMN) Tahun 2024 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Hikmahtul merupakan anak dari pasangan Aswin Amaluddin dan Parida Hannum Lubis, Aswin Guru SDN 060834 Medan Petisah, sedangkan ibunya guru di SDN 064013 Medan Barat. Cita-cita untuk menjadi dokter sudah ada sejak dari pendidikan TK, namun untuk melanjutkan kuliah di USU baru terlintas dipikirannya ketika mulai memasuki pendidikan di MAN 2 Model Medan
Hikmahtul, Kamis (2/4/2026) di Medan mengatakan tidak menyangka lulus Kedokteran di USU. Katanya, begitu pengumuman Jalur SNBP dikeluarkan 31 Maret lalu, langsung membuka website SNBP.
“Alhamdulillah berkat Rahmat Allah SWT dan doa yang dipanjatkan kedua orang tua dan doa serta suport guru-guru MAN 2 Model Medan, akhirnya saya lulus” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Hikmahtul memiliki bakat dan minat yang tinggi terhadap tilawah Alquran dan tidak akan meninggalkan bakatnya, khususnya untuk mendukung pendidikan kedokteran.
Tilawah melatih konsentrasi, ketenangan, dan konsistensi, yang sangat penting dalam memahami materi kedokteran yang kompleks, selain itu, nilai-nilai dalam Al-Qur’an seperti empati, kesabaran dan kepedulian juga sangat relevan dalam membentuk sikap hikmah sebagai calon dokter agar tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pasien.
“Ke depannya saya berencana untuk terus mengembangkan tilawah dengan mengikuti kegiatan seperti pembinaan tilawah atau lomba MTQ, serta menjaga konsistensi membaca Alquran di tengah kesibukan kuliah, dengan begitu, saya berharap dapat menjadi pribadi yang seimbang antara kemampuan intelektual dan spiritual,” ungkapnya.
Kepala MAN 2 Model Medan Dr Wuri Tamtama Abdi SPdi MPd mengucapkan selamat kepada Hikmahtul dengan usaha dan doanya dapat lulus di perguruan tinggi Negeri yang diinginkannya.
“Kelulusan Hikmahtul membuktikan bahwa walaupun memiliki talenta dalam Alquran, ternyata mampu bersaing dalam jalur SNBP, dan lulus kedokteran di USU. Hal ini menunjukkan bahwa MAN 2 merupakan madrasah yang konsen mendidik, membimbing dan mengantarkan siswa-siswinya untuk meraih cita-cita mereka,” tegas Wuri. (RH)












