Ribuan Pelajar Meriahkan Paskah MPKW Sumut-Aceh, Suasana Khidmat Penuh Sukacita

Medan (suarsair.com) – Ribuan pelajar Kristen bersama para guru dan undangan memadati Aula Raja Inal Siregar (RIS), Kantor Gubernur Sumatera Utara, Sabtu (11/4/2026), dalam perayaan Paskah yang digelar Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumut-Aceh. Ibadah berlangsung khidmat, namun tetap dipenuhi sukacita dan semangat kebersamaan.

Mengusung tema “Kristus Bangkit, Generasi Muda Bersinar” (Efesus 5:14) serta subtema “Menjadi generasi muda yang hidup dalam kebenaran untuk menjadi terang bagi dunia” perayaan itu menjadi momentum penting dalam membentuk karakter generasi muda Kristen.

Khotbah Paskah disampaikan Pdt Bambang Yonan yang mengajak para peserta untuk hidup dalam terang kebangkitan Kristus dan menjadi teladan di tengah dunia.

Suasana semakin semarak usai ibadah, saat seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars MPK Indonesia, serta lagu rohani “Shine Jesus Shine” yang dipandu Ir TM Napitupulu.

Ketua panitia Dr Adolfina E Koamesakh dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang diikuti ribuan peserta tersebut. Acara juga dimeriahkan penampilan Paduan Suara Consolatio USU yang memukau hadirin.

Beragam persembahan turut menambah kekhidmatan acara, mulai dari lagu solo “Ho do Rajaku” yang dibawakan Valensia Oktavia, siswi SMPS Nommensen Lawe Desky Aceh, hingga penampilan story telling “Yesus Sudah Bangkit” oleh Mika Mual Yohana Siburian dari SMPS Nasrani 5.

Ketua MPKW Sumut Aceh Dr RE Nainggolan MM dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran pendidikan Kristen dalam membentuk generasi unggul dan berkarakter.

“Melalui Paskah ini, kita berharap anak-anak semakin tekun, tidak hanya dalam meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga dalam memperkuat iman,” ujarnya.

Sementara Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprovsu Sulaiman Harahap menyampaikan bahwa Paskah merupakan momentum penuh makna tentang pengorbanan, harapan dan kebangkitan.

Ia menekankan bahwa di tengah tantangan global dan derasnya arus informasi, dibutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat dan peduli terhadap sesama.

“Ilmu pengetahuan penting, namun karakter jauh lebih menentukan masa depan bangsa,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Perayaan Paskah ditutup dengan makan siang bersama, hiburan, serta pembagian lucky draw yang semakin menambah kehangatan dan kebersamaan seluruh peserta. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *