Rakor Penguatan Pasokan Daging Ayam jelang Idul Fitri 2026, Pemprov Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Medan (suarsair.com)
Yosi Sukmono selaku Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Provinsi Sumatera Utara memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) pembahasan ketersediaan dan stabilitas pasokan daging ayam di Ruang Rapat Lantai 2 Dinas Perindag ESDM Provinsi Sumatera Utara, Rabu (25/2/2026).
Rakor tersebut turut didampingi oleh Kabid PPDN-TN Charles TH Situmorang serta dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, perwakilan Biro Perekonomian Provinsi Sumatera Utara, perwakilan Direktur PUD Pasar Kota Medan, serta sejumlah pelaku usaha strategis di sektor perunggasan.
Adapun pelaku usaha yang hadir antara lain PT Charoen Pokphand Indonesia, PT Primafood International, PT Mabar Feed, PT Ciomas Adisatwa, PT Extravet Nasuba, PT Seerad dan PT Indojaya Agrinusa.
Dalam forum tersebut, para pelaku usaha memaparkan kondisi terkini pasokan daging ayam, termasuk kapasitas produksi, ketersediaan stok, serta jalur distribusi menuju pasar-pasar tradisional dan modern di wilayah Sumatera Utara.
Paparan tersebut menjadi dasar dalam merumuskan langkah antisipatif guna menghadapi potensi peningkatan permintaan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 2026.
Dalam arahannya, Yosi Sukmono menegaskan pentingnya penguatan sinergi, pengawasan dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga serta harga tetap stabil di tengah dinamika pasar.
Ia juga menekankan komitmen bersama dari seluruh pelaku usaha untuk meningkatkan suplai daging ayam, khususnya ke pasar-pasar tradisional yang mudah dijangkau masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen menjaga ketahanan pangan daerah, mengantisipasi potensi lonjakan permintaan, serta memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan pasokan yang mencukupi,” tegasnya.
Melalui Rakor itu diharapkan tercipta langkah konkret dan terukur dalam menjaga stabilitas pasokan daging ayam di Sumatera Utara, sehingga masyarakat dapat menyambut Idul Fitri 2026 dengan rasa aman dan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pangan pokok. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *