Pasokan Berkurang, Harga Ikan Laut di Sumut Mengalami Kenaikan

Medan (suarsair.com)

Harga ikan laut di sejumlah pasar di Sumatera Utara belakangan ini mengalami kenaikan. Kondisi tersebut dipicu oleh berkurangnya jumlah nelayan yang melaut selama bulan Ramadan, sehingga pasokan ikan ke pasar menjadi lebih terbatas.

Kepala Bidang Penangkapan Ikan Dinas Perikanan dan Kelautan Sumatera Utara, Zenny Sinaga, menjelaskan bahwa fenomena itu merupakan hal yang lazim terjadi setiap tahun saat bulan puasa. Banyak nelayan yang mengurangi aktivitas melaut karena menyesuaikan dengan kondisi fisik serta waktu ibadah selama Ramadan.

“Naiknya harga ikan laut saat ini disebabkan karena nelayan yang melaut masih relatif sedikit selama bulan puasa, sehingga hasil tangkapan yang masuk ke pasar juga berkurang,” ujar Jenny Sinaga.

Ia menegaskan bahwa kenaikan harga tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bagi nelayan. Hingga saat ini, pasokan BBM yang digunakan untuk aktivitas melaut masih tersedia dan tidak mengalami kendala.

“Tidak melautnya nelayan bukan karena BBM langka. Sampai saat ini BBM untuk nelayan masih tersedia,” jelasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Jeni Sinaga dalam konferensi pers yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, apabila aktivitas melaut kembali normal setelah Ramadan, maka pasokan ikan diperkirakan akan meningkat dan harga di pasar berpotensi kembali stabil.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perikanan dan Kelautan juga terus memantau kondisi pasokan dan harga ikan di pasaran untuk memastikan ketersediaan pangan laut bagi masyarakat tetap terjaga selama bulan Ramadan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *