Pasca Banjir dan Longsor, Pemulihan Akses Telekomunikasi di Sumut Capai 95 Persen

Medan (suarsair.com)

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) terus mempercepat pemulihan akses telekomunikasi di wilayah-wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Hingga kini, tercatat 2.804 Base Transceiver Station (BTS) terdampak di tiga provinsi tersebut, dengan 681 BTS berada di Sumut.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan perkembangan terkini pemulihan jaringan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Akses Telekomunikasi pada Bencana Banjir dan Longsor Sumatra di Balai Monitoring Medan, Senin (1/12/2025).

“Di Sumut, pemulihan akses telekomunikasi sudah mencapai 95 persen. Diharapkan pada 5 Desember mendatang, tingkat pemulihan semakin meningkat seiring perbaikan listrik dan infrastruktur pendukung lainnya,” ujar Meutya.

Lonjakan BTS Terdampak dan Tantangan Pemulihan

Data Kemenkomdigi menunjukkan jumlah BTS terdampak terus meningkat sejak 26 November 2025. Dari 1.153 BTS, angkanya kembali melonjak menjadi 2.463 pada 28 November 2025. Meski demikian, pemulihan berhasil dilakukan pada 29 November dengan menghidupkan 707 BTS.

Namun, tantangan kembali muncul akibat gangguan listrik yang belum sepenuhnya pulih. “Per 1 Desember, kecuali di Sumbar, wilayah Aceh dan Sumut kembali mengalami tambahan BTS terdampak akibat listrik yang belum stabil,” jelas Meutya.

Ia menegaskan bahwa pemulihan telekomunikasi merupakan kerja besar yang membutuhkan koordinasi erat antara pemerintah, operator, dan pihak terkait lainnya.

“Fokus kami sejak awal adalah mempercepat pemulihan akses telekomunikasi di seluruh wilayah terdampak, agar masyarakat dapat menghubungi keluarga, menerima informasi resmi, dan mengakses layanan darurat,” ungkapnya.

Kolaborasi Lintas Sektor

Rapat koordinasi turut dihadiri Dirjen Infrastruktur Digital Wayan Toni Supriyanto, Ketua DPRD Sumut Erni Sitorus, perwakilan berbagai operator seluler, PT Pos Indonesia, Starlink, serta pimpinan lembaga penyiaran seperti LPP RRI Medan, TVRI Sumut, dan Antara Biro Sumut.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap seluruh elemen pendukung telekomunikasi dapat bergerak serentak untuk mempercepat pemulihan, terutama di wilayah yang masih menghadapi kendala listrik dan akses jalur darat.

Kemenkomdigi memastikan pemulihan jaringan telekomunikasi akan terus dikejar hingga seluruh akses kembali normal, sehingga masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali terhubung dan mendapatkan layanan komunikasi secara optimal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *