MPKW Sumut–Aceh dan BBGTK Sumut Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Guru dan Sekolah Kristen

Medan (suarsair.com)

Ketua MPKW Sumut–Aceh Dr RE Nainggolan MM bersilaturahmi dengan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sumut di Sekretariat MPKW Sumut-Aceh, Jalan Gaperta, Medan Helvetia, Medan, Selasa (10/3/2026) untuk memperkuat kerja sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di sekolah-sekolah kristen.

Dalam pertemuan tersebut, Dr RE Nainggolan MM menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan kehadiran BBGTK Sumut dalam upaya membenahi sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan MPK.

Ia menjelaskan bahwa sejak tahun lalu MPK telah melakukan berbagai langkah pembenahan untuk meningkatkan kualitas sekolah kristen, terutama sekolah yang saat ini sudah 3T (tetpuruk, tertinggal dan terlupakan).

Menurutnya, sekolah-sekolah kristen di Sumut memiliki sejarah panjang. Beberapa di antaranya bahkan telah berdiri lebih dari 100 tahun dan melahirkan banyak pejabat, tokoh nasional dan lainnya.

“Sekolah Nasrani sudah lebih dari 100 tahun dan telah melahirkan banyak pejabat dan tokoh nasional. Demikian juga dengan sekolah Immanuel yang menghasilkan banyak pejabat dan tokoh. Karena itu kualitas guru harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia menegaskan peran guru tidak hanya sebatas mengajar, tetapi juga harus membentuk karakter siswa. Pengetahuan yang tinggi, katanya, tidak akan berarti tanpa diimbangi dengan pembentukan karakter yang baik.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, MPK juga merencanakan sejumlah program, antara lain lomba paduan suara bagi siswa untuk mengembangkan bakat, lomba public speaking bagi guru matematika dan sains. Tahun ini juga diadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) MPK Indonesia MPKW Sumut–Aceh sebagai tuan rumah.

RE Nainggolan juga mengungkapkan bahwa pembinaan sekolah dilakukan dengan keterbatasan dana yang sebagian besar berasal dari kontribusi anggota dan dukungan sukarela dari anggota dan sekolah. Meski demikian, tahun ini MPK telah melakukan pembinaan terhadap beberapa sekolah, satu sekolah TK, satu SD, satu SMP hingga satu SMA.

Sementara itu, Parapat Gultom menambahkan bahwa kondisi sekolah-sekolah kristen saat ini cukup memprihatinkan karena banyak guru berpindah tempat kerja akibat masalah kesejahteraan.

Kepala BBGTK Sumut Dr Joko Ahmad Zulifan ST MSi yang didampingi M Ichwan Nasution dan Manaek Agus Simbolon, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik semangat MPK dalam mengembangkan pendidikan di Sumatera Utara.

Menurutnya, berbagai persoalan pendidikan saat ini merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama. BBGTK sebagai lembaga pengembangan dan pelatihan guru siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk MPK.

Ia menjelaskan bahwa BBGTK merupakan salah satu dari enam balai besar di Indonesia yang berfokus pada pengembangan kompetensi guru melalui pelatihan.

“Semangat guru di Sumatera Utara sangat luar biasa. Kami yakin tidak bisa bekerja sendiri, sehingga perlu bergandeng tangan dengan berbagai pihak,” katanya.

Selama ini BBGTK banyak mengandalkan dana APBN, namun kini membuka peluang kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota maupun sektor industri. Salah satu contoh kerja sama yang bisa dikembangkan adalah dengan perusahaan seperti PT Martabe yang memiliki program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung pelatihan guru.

Ia juga menilai MPK memiliki banyak pakar pendidikan yang dapat berkontribusi dalam pengembangan sekolah, sehingga kerja sama antara BBGTK dan MPKW Sumut–Aceh diharapkan dapat mendorong kemajuan sekolah-sekolah kristen di masa mendatang.

Ke depan, kedua pihak juga berencana menjalin kerja sama dalam pelatihan guru di bidang matematika dan sains. Program pelatihan sains sendiri sebelumnya sudah berjalan melalui kerja sama dengan PT Inalum.

Joko berharap berbagai program pelatihan ke depan dapat dikolaborasikan sehingga manfaatnya semakin luas bagi para guru dan sekolah.

“Kita melatih pelatihnya agar mereka bisa menularkan pengetahuan kepada guru lain. Persaingan pendidikan saat ini sangat ketat, sehingga sekolah perlu terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas,” pungkasnya.

Hadir pengurus MPKW Sumut-Aceh:  Ketua MPKW Sumut-Aceh Dr RE Nainggolan MM, Drs Kasman Sembiring MSi, Dra Adelina Silaen MPd, Drs James Siagian MSi, Lewi Jacob, Ir Drs Parapat Gultom, Jadi Pane Spd MM (Direktur Operasional RPH Medan). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *