Medan (suarsair.com)
Majelis Perguruan Kristen Indonesia (MPK Indonesia) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2026 di Tarutung pada 15–17 Oktober 2026 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Ketua Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumut-Aceh, Dr RE Nainggolan MM saat bersilaturahmi dengan Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Sumut di GBI Rumah Persembahan Medan, Rabu (4/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut ditegaskan komitmen MPKW Sumut-Aceh untuk terus berkarya dan melayani di bidang pendidikan Kristen, khususnya di wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Sebagai bagian dari MPK Indonesia, MPKW berpedoman pada Visi MPK Indonesia 2030, yakni menjadi lembaga yang mempercepat transformasi sekolah Kristen agar mampu menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, berjiwa kepemimpinan, berdampak positif, serta berkarakter Kristiani.
Visi tersebut menjadi arah dan fondasi dalam setiap langkah pelayanan MPK di daerah. Dalam semangat itu, MPKW Sumut-Aceh berkomitmen membangun kolaborasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami mendorong percepatan transformasi dan digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, penguatan kurikulum dan manajemen sekolah, serta pengembangan infrastruktur yang memadai. Kami juga membuka ruang keterlibatan dunia usaha serta membangun jejaring yang inovatif dan kreatif antar sekolah Kristen di Sumut dan Aceh,” ujar Nainggolan.
Ia menegaskan, kebangkitan sekolah Kristen tidak hanya diukur dari peningkatan mutu akademik, tetapi juga dari pembentukan karakter dan iman. Di tengah pesatnya perkembangan zaman dan teknologi, siswa diharapkan memiliki iman Kristiani yang kokoh, berintegritas, serta mampu menjadi terang dan garam bagi lingkungan sekitarnya.
Para tenaga pendidik pun diharapkan terus bertumbuh menjadi pendidik profesional, berdedikasi, dan menjadi teladan dalam iman maupun kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Ketua PGLII Sumut Panangian Sinambela SH menyampaikan bahwa gereja dan sekolah memiliki hubungan yang tidak terpisahkan. Karena itu, PGLII siap berkolaborasi dalam penguatan iman, dimulai dari para guru sebelum diteruskan kepada para siswa.
“Penguatan iman guru menjadi fondasi penting sebelum diterapkan kepada murid. Kami mengapresiasi komitmen MPK dalam memajukan pendidikan Kristen yang selama ini sudah banyak 3 T yaitu tertinggal, terpuruk dan terlupakan,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Wilayah PGLII Sumut Pdt Dr Suardi Gaurifa MTh, Pdt Jansen Lase, Pdt Dr Robert Benedictus, Pdt Boimin Sirait, Pdt Krisman Saragih, Pdt Agus Sunaryo, Pdt Margareth Hulu, Bendahara PGLII Minarni Eni Kosidin dan Nurhawati Simamora.
Dari jajaran MPKW Sumut-Aceh hadir Sekretaris MPKW Drs Edward Sitorus MPd, Dr Parapat Gultom, Drs Kasman Sembiring MSi, Jadi Pane SPd MM (Direktur Operasional RPH Medan), Ir Bonar Sirait MSi, Drs Chanda Silalahi MSi, Lewi Jakob serta Dra Adelina Silalahi MPd. (*)












