Akan Pertahankan Piala Presiden di Papua Barat *Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap Dukung Persiapan Tim Pesparawi Kota Medan

Medan (suarsair.com)

Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap mendukung persiapan tim Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Medan yang akan ikut bertarung dalam Pesparawi tingkat nasional Juni 2026 di Kabupaten Manokwari Propinsi Papua Barat. Zakiyuddin mengatakan akan memanggil dinas terkait untuk menampung anggaran yang diperlukan.

“Pemko mendukung kegiatan positip yang diselenggarakan organisasi, apakah itu terkait budaya maupun seni suara. Apalagi Sumut, khususnya Kota Medan banyak talenta tarik suara dan menjadi penyanyi papan atas nasional,” kata Zakiyuddin Harahap ketika menerima audiensi Pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Medan, Rabu (29/10/2025) di ruang kerjanya.

Pengurus LPPD Kota Medan yang hadir dipimpin Ketua Umum Anton Panggabean SE MSi didampingi anggota DPRD Medan Fraksi Gerindra Andreas Pandapotan Purba (APP), Sekretaris Umum Maruli Tua Hasugian yang juga Kasie Bimas Kristen Kemenag Kota Medan. Hadir juga bendahara Januarto Nainggolan, Wakil Sekretaris Marthin Nainggolan, Wakil Bendahara Sontur Saragih dan Guthy Sianipar.

Anton Panggabean menyampaikan kepada Wakil Wali Kota, personil Pesparawi Sumut didominasi dari Kota Medan, ada juga dari kabupaten kota lain. Pesparawi Nasional tahun 2022 di Yogyakarta, Sumut menjadi juara umum dan menerima piala bergilir dari Presiden Jokowi waktu itu.

“Sumut untuk pertama sekali menjadi juara umum sejak adanya Pesparawi. Kini piala tersebut bersemayam di kantor Gubernur Sumut. Tahun 2026 Sumut akan mempertahankan gelar juara umum di Papua Barat,” kata Anton Panggabean.

Sejatinya kata Anton, Pesparawi Nasional digelar tahun 2025, namun karena kebijakan pemerintah pusat efisiensi anggaran, maka kegiatan per tiga tahunan ini digelar tahun depan. Untuk Pesparawi tingkat Provinsi Sumut digelar per dua tahun.

Tim Pesparawi Kota Medan kata Anton sudah juara tiga kali berturut-turut sehingga piala bergilir menjadi milik Medan. Sedangkan Pesparawi tingkat Kota Medan digelar setiap tahun.

Untuk persiapan Pesparawi Nasional di Papua Barat tahun 2026, LPPD memohonkan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar. Anggaran sebesar itu untuk kostum peserta, tranportasi dan akomodasi sebanyak sekitar 350 orang yang akan diberangkatkan. Meski yang berangkat adalah tim Pesparawi Sumut ke ajang nasional, tapi warga Kota Medan paling banyak personilnya.

Untuk itu, kata Anton dalam persiapan menuju Pesparawi Nasional, LPPS Medan di tahun ini membutuhkan anggaran sekitar Rp 500 juta. Anggaran tersebut untuk Sekretaris LPPD Medan, biaya akomodasi peserta maupun pelatih selama latihan dan audisi.

“Sumut juara umum, Juni tahun 2026 tidak lama, maka tim harus kita gembleng untuk mempertahankan juara umum. Makanya kami sangat membutuhkan dukungan pemko, ini demi nama Kota Medan yang di dalamnya paling banyak anak-anak Medan,” harapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *