Gitar Sipoholon Tembus Pasar Nasional, Kebanggaan UMKM Tapanuli Utara di PRSU 2026

oplus_0

Medan (suarsair.com) – Gitar Sipoholon, alat musik kebanggaan Kabupaten Tapanuli Utara yang pernah berjaya pada era 1980-an, kini kembali menunjukkan eksistensinya. Produk kerajinan tangan tersebut bahkan telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia dan menjadi salah satu produk unggulan yang dipamerkan di Paviliun Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Medan.

Penjaga Paviliun Pemkab Tapanuli Utara, Raiza Purba kepada wartawan, Jumat (17/7/2026) malam mengatakan, gitar buatan perajin asal Kecamatan Sipoholon itu memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk dari daerah lain, bahkan produk luar negeri.

“Produk gitar Sipoholon yang dipamerkan di PRSU ini merupakan karya asli Petrus Hutagalung, perajin asal Sipoholon. Setiap gitar memiliki merek yang terpasang sebagai identitas hasil karya beliau,” ujar Raiza.

Menurutnya, Sipoholon sejak dahulu dikenal sebagai sentra pembuatan gitar berkualitas. Pada era 1980-an, gitar Sipoholon menjadi salah satu produk yang cukup populer di kalangan pecinta musik karena kualitas suara, kekuatan bahan, dan pengerjaannya yang rapi.

Kini, tradisi tersebut terus dilestarikan oleh para perajin lokal. Petrus Hutagalung, misalnya, mampu memproduksi sekitar dua unit gitar setiap pekan dengan proses pembuatan yang masih mengandalkan keterampilan tangan.

Raiza menjelaskan, gitar Sipoholon dipasarkan dengan harga bervariasi mulai dari Rp1,2 juta hingga Rp1,5 juta, bahkan lebih, tergantung jenis dan spesifikasinya. Selain gitar akustik, kini juga telah tersedia gitar listrik yang dibuat dengan kualitas yang sama.

“Kalau dari segi mutu dan kualitas, gitar Sipoholon tidak kalah dibandingkan produk dari daerah lain maupun luar negeri. Desainnya juga semakin modern sehingga banyak diminati para musisi, baik di tingkat daerah maupun nasional,” katanya.

Ia menambahkan, pemasaran gitar Sipoholon kini tidak lagi terbatas di Sumatera Utara. Produk tersebut telah menjangkau pasar nasional dan mendapat respons positif dari para pecinta musik di berbagai daerah.

Keikutsertaan dalam PRSU ke-50 menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Koperasi dan UMKM untuk memperkenalkan kembali gitar Sipoholon sebagai salah satu produk unggulan daerah yang memiliki nilai seni, kualitas tinggi, serta berpotensi menjadi kebanggaan industri kreatif Sumatera Utara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *