Medan (suarsair.com) – Malam Seni dan Budaya Karo sukses memukau ribuan pengunjung yang memadati Gedung Keong pada ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Kompleks Tapian Daya, Jalan Gatot Subroto, Medan, Kamis (16/7/2026) malam. Beragam pertunjukan seni tradisional dan modern yang berpadu harmonis menghadirkan kemeriahan sekaligus mempertegas kekayaan budaya Karo di hadapan masyarakat.
Rangkaian pertunjukan diawali dengan penampilan vokal solo Averiana br Barus, dilanjutkan tarian tradisional dari Sanggar Semenda, kolaborasi musik modern dan tradisional oleh Jacky Raju Sembiring bersama Group D Tradisi, hingga penampilan puncak dari Sada Kata Art yang berhasil membangkitkan antusiasme para penonton.
Malam Budaya Karo tersebut turut dihadiri Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Anthonius Ginting SpOG MKes, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan SP, Anggota DPD RI asal Sumatera Utara Dr Badikenita br Sitepu SE SH MSi, Anggota DPRD Sumut Sumihar Sagala, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Ginting SSTP MM.
Dalam sambutannya, Bupati Karo menegaskan bahwa malam seni dan budaya Karo bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi ruang silaturahmi bagi masyarakat Karo dari berbagai daerah sekaligus momentum memperkuat identitas budaya.
“Malam seni dan budaya Karo ini menjadi ruang pertemuan masyarakat Karo dari berbagai daerah. Ini merupakan momentum untuk memperkuat rasa cinta terhadap budaya yang diwariskan para leluhur sekaligus membangun kebersamaan,” ujarnya.
Menurutnya, kekayaan budaya Karo yang tercermin melalui tari, musik tradisional, bahasa, hingga semangat gotong royong harus terus dijaga sebagai identitas yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
“Bagi kami, budaya bukan hanya warisan masa lalu. Budaya adalah identitas, kekuatan, sekaligus inspirasi untuk terus bergerak maju. Karena itu, budaya harus tetap hidup di tengah masyarakat dan diwariskan kepada generasi muda,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Karo didampingi Wakil Bupati Komando Tarigan secara resmi memperkenalkan SADA SAPO (Satu Data Satu Platform), sebuah super aplikasi yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Karo sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan publik.
Bupati menjelaskan, aplikasi tersebut dirancang untuk mengintegrasikan data masyarakat sehingga pemerintah dapat melakukan analisis secara cepat dan berbasis bukti (evidence-based policy) dalam menyusun kebijakan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Aplikasi SADA SAPO ini memudahkan Pemerintah Kabupaten Karo dalam menghimpun dan menganalisis data masyarakat secara lebih akurat dan cepat, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih efektif,” katanya.
Ditemui usai acara, Anthonius Ginting menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi tersebut telah dimulai sejak 2024 dan kini telah memasuki tahap implementasi.
“Program ini mulai dicanangkan pada 2024. Saat ini implementasinya terus disempurnakan. Meski masih terdapat beberapa kekurangan, aplikasi ini sudah dapat dioperasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Karo. Ke depan akan terus kami kembangkan agar semakin optimal,” ungkapnya.
SADA SAPO merupakan super apps Pemerintah Kabupaten Karo yang mengintegrasikan berbagai layanan administrasi pemerintahan, transparansi data publik, serta asisten berbasis Artificial Intelligence (AI).
Pengembangan aplikasi ini mengacu pada Peraturan Bupati Karo Nomor 24 Tahun 2024 sebagai bagian dari program transformasi digital yang digagas Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih cepat, efisien dan terintegrasi. (*)












