Medan (suarsair.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba ikut memeriahkan pagelaran Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke 50. Pemkab Toba menampilkan rempah buah andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC). Buah itu digunakan sebagai bumbu rempah pada beragam masakan suku Batak, khususnya di Balige Toba.
Sejumlah budidaya dari campuran andaliman di pamerkan di Paviliun Pemkab Toba diantaranya, Bandrek Andaliman (Bandal) asal Toba Lumbanjulu.
Ada Andaliman biji kering siap di konsumsi, dengan dicampur sambel agar lebih segar rasanya, serta bumbu Arsik campuran Andaliman dan semua sudah ada label halal.
“Produk yang sudah dikemas bersama campuran Andaliman sudah banyak dikirim ke sejumlah kota besar, di antaranya Jakarta dan Batam,” kata Staff UMKM Toba Lenti br Silitonga menjawab wartawan saat ditemui di Paveliun Pemkab Toba, Rabu (15/7/2026) malam.
Jika buah andaliman digigit, lanjutnya, maka akan terasa lidah bergetar dan tercium aroma minyak atsiri yang wangi jeruk dengan rasa yang khas. Kekhasan dari buah andaliman, buahnya memiliki sifat sensorik yang unik, yaitu sensasi trigerminal menggigit pada lidah.
Sehingga jika dimakan akan meninggalkan efek menggetarkan alat pengecap, dan menyebabkan lidah terasa kebal.
Lenti yang saat itu didampingi Emmi Silitonga dan Hermi Manurung dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Toba menjelaskan, selain campuran unggulan dari rempah Andaliman.
Sasagun, Tobato asal Balige juga ditampilkan di Paviliun Pemkab Toba, agar pengunjung dimanjakan dengan sejumlah pilihan ke arifan lokal dari Pemkab Toba.
“Selain campuran dari buah andeliman, Sasagun juga produk unggulan dari Toba. Mengkonsumsi Sasagun ini, tidak boleh sambil tertawa sebab asagunnya bisa berhamburan,” kata Lenti, sambil bercanda.
Sementara Hermi Manurung, Staff dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Toba menjelaskan, selain makanan khas asal Toba, daerah kunjungan wisata juga banyak didatangi turis lokal dan mancanegara, yang ada disejumlah daerah di Balige Toba.
Misalnya katanya, Air Terjun Situmurun di Lumbanjulu, Pasir Putih Parparean Kecamatan Porsea, Desa Meat atau Pantai Meat di Kecamatan Tampahan dan Bukit Senyum Motung Ajibata.
“Selain makanan khas Balige Toba, keindahan alam juga menjadi daya tarik turis lokal dan mancanegara datang ke Balige Toba,” pungkasnya. (*)












