RS Haji Medan Dukung Program Berobat Gratis Gubernur Sumut, Tambah Fasilitas dan Layanan untuk Layani Lebih Banyak Pasien

oplus_0
Medan (suarsair.com) – Rumah Sakit Haji Medan menegaskan komitmennya mendukung Program Berobat Gratis (Probis) yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sebagai rumah sakit rujukan, RS Haji terus memperkuat pelayanan dengan menambah kapasitas fasilitas, tenaga medis, serta peralatan kesehatan agar semakin banyak pasien dapat dilayani tanpa harus dirujuk ke rumah sakit lain.
Wakil Direktur RS Haji Medan Ridesman menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers yang digelar Rumah Sakit Haji Medan di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, sejak Program Berobat Gratis diluncurkan, RS Haji Medan telah menangani sekitar 1.099 pasien terdiri atas pasien rawat jalan dan 360 pasien rawat inap. Dari jumlah tersebut, hanya satu pasien yang harus dirujuk ke RSUP Adam Malik karena memerlukan penanganan yang lebih spesifik.
“Sebagai rumah sakit rujukan, kami menerima pasien dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Program ini berjalan dengan baik dan menjadi bagian dari upaya kami menyukseskan program berobat gratis yang dicanangkan Gubernur Sumatera Utara,” ujar Ridesman.
Ia menjelaskan, program Universal Health Coverage (UHC) dapat dimanfaatkan di seluruh rumah sakit yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Hampir seluruh rumah sakit milik pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Utara telah menjalin kerja sama tersebut sehingga masyarakat peserta UHC Prioritas dapat langsung memperoleh pelayanan kesehatan.
Menurut Ridesman, penerapan UHC turut meningkatkan jumlah kunjungan pasien ke RS Haji Medan. Meski demikian, pihak rumah sakit memastikan seluruh pasien memperoleh pelayanan yang sama tanpa membedakan status pembiayaan.
“Secara prinsip tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien umum, peserta BPJS, UHC maupun asuransi lainnya. Semua mendapatkan pelayanan yang sama dengan standar pelayanan terbaik,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa peserta yang telah terdaftar dalam program cukup menunjukkan identitas saat melakukan pendaftaran karena kepesertaan langsung aktif dan dapat segera digunakan untuk mendapatkan pelayanan.
Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah pasien, RS Haji Medan terus melakukan penguatan sarana dan prasarana. Tahun ini, kapasitas ruang rawat inap ditingkatkan dengan penambahan tempat tidur dari 10 menjadi 15 unit.
Selain itu, kapasitas ruang ICU Neonatal juga diperluas dari 7 menjadi 20 tempat tidur guna meningkatkan pelayanan bagi bayi baru lahir yang membutuhkan perawatan intensif.
Di Instalasi Gawat Darurat (IGD), rumah sakit juga menambah kapasitas tempat tidur dari 17 menjadi 20 unit sehingga pelayanan pasien gawat darurat diharapkan menjadi lebih cepat dan optimal.
Tidak hanya itu, RS Haji Medan juga memperkuat sumber daya manusia dengan menambah jumlah dokter serta melengkapi berbagai peralatan medis, khususnya untuk layanan jantung, ginjal, serta kesehatan ibu dan anak.
“Harapannya, semakin banyak kasus yang bisa ditangani di RS Haji Medan sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit lain,” pungkas Ridesman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *