Medan (suarsair.com) – Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Program Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan (Leadership Seminar) bertajuk “Narasi Besar Indonesia, Peran Strategis USU dan Sumatera Utara untuk Masa Depan Bangsa” di Kampus USU, Senin (18/5/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat arah pembangunan sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.
Seminar menghadirkan Strategic Transformation Coach, Muhammad Furqan Alfaruqiy yang membahas pentingnya membangun kembali grand narrative Indonesia di tengah dinamika geopolitik, geoekonomi, transformasi teknologi, serta meningkatnya kompetisi global.
Dalam paparannya, Furqan menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan penguatan narasi kolektif kebangsaan agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan karakter bangsa, budaya inovasi, kapasitas kepemimpinan, dan ketahanan peradaban.
“Indonesia memerlukan penguatan kembali narasi kolektif kebangsaan agar transformasi pembangunan tidak semata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan karakter, budaya inovasi, kapasitas kepemimpinan, dan ketahanan peradaban bangsa,” ujarnya.
Furqan yang pernah menjabat sebagai VP Director IBIS Dharma Nusa dan menjadi bagian dari IBISWorld Industry Intelligence, Data and Analysis di Melbourne, Australia, juga menyoroti posisi strategis Sumatera Utara sebagai salah satu simpul penting masa depan Indonesia. Menurutnya, provinsi ini memiliki kekuatan geoekonomi, keberagaman sosial, serta potensi besar dalam pengembangan ekosistem riset dan industri berbasis inovasi di kawasan barat Indonesia.
Ia menambahkan, seminar tersebut menjadi langkah awal konsolidasi gagasan besar dalam pengembangan SDM, riset strategis, dan transformasi industri berbasis inovasi di Sumatera Utara melalui kolaborasi lintas sektor dan forum akademik berkelanjutan.
Acara dibuka Rektor Universitas Sumatera Utara, Muryanto Amin yang diwakili Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Sistem Informasi, Muhammad Arifin Nasution.
Dalam sambutannya, Arifin menegaskan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak sumber daya manusia unggul, adaptif dan berdaya saing guna menghadapi tantangan masa depan bangsa.
Kegiatan yang dipandu Dekan Fakultas Pertanian USU Rulianda Purnomo Wibowo itu diikuti peserta dari berbagai unsur akademik di lingkungan USU. (*)












