Medan (suarsair.com) – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama menjadi pesan utama dalam perayaan Paskah dan Hari Kartini yang digelar Menara Doa Kota bersama Chinese Community, Selasa (28/4/2026) di Jalan Nibung II, Medan.
Dalam kesempatan tersebut Pdt Boas Kim menyampaikan firman Tuhan yang menekankan pentingnya memberi sebagai wujud kasih kepada sesama. Ia mengutip Kisah Para Rasul (20:35) yang berbunyi, “Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima,” sebagai dasar ajakan kepada umat untuk hidup dalam semangat berbagi.
Menurut misionaris asal Korea itu, Tuhan Yesus telah memberikan teladan melalui pengorbanan-Nya di kayu salib Golgota demi keselamatan umat manusia. Karena itu, setiap orang percaya diajak untuk menyalurkan berkat yang dimiliki kepada mereka yang membutuhkan.
“Dengan berbagi kasih, anugerah, dan sukacita, kita melakukan apa yang dikehendaki Tuhan. Lebih berbahagia memberi berarti kita menjadi serupa dengan Allah,” ujarnya.
Doa syafaat dalam kegiatan tersebut dibawakan Retta br Siburian. Sementara itu, Pembina Menara Doa Kota Anche Colia, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan itu tidak hanya menjadi perayaan rohani, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan di isi dengan bakti sosial dan layanan kesehatan gratis bagi ratusan warga Kota Medan. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan gula darah, kolesterol, THT, kesehatan kulit, serta pembagian kacamata baca gratis.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi berkat bagi masyarakat dan membawa dampak positif bagi Kota Medan,” ungkap Anche Colia.
Kegiatan sosial itu turut didukung Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) bersama drg Annita dan tim medis di Kota Medan. Acara terselenggara berkat kerja sama antara panitia Menara Doa Kota, Chinese Community serta Pdt Elisabeth Lena.
Perayaan itu menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kasih, kepedulian, dan semangat melayani sesama, sejalan dengan makna Paskah dan semangat perjuangan Kartini. (*)












