Jakarta (suarsair.com)
BTN Expo 2026 resmi menutup rangkaian program BTN Housingpreneur 2025. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu, menegaskan bahwa ajang ini digelar sebagai respons atas kebutuhan pengungkit pertumbuhan sektor perumahan dan ekosistem pendukungnya.
“Di situasi saat ini, kita semua paham bahwa perlu ada pengungkit pertumbuhan sektor perumahan dan ekosistem perumahan. BTN Expo 2026 menjadi momen penutup rangkaian BTN Housingpreneur, dan kami senang menyambut acara ini,” ujar Nixon saat Awarding BTN Housingpreneur 2025 dan Closing Ceremony BTN Expo, Sabtu (31/1/2026).
Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 BTN, Nixon menyampaikan bahwa BTN Expo tidak hanya menjadi pameran properti, melainkan platform ekosistem yang mempertemukan akses peluang usaha, pengembangan karier, serta solusi finansial bagi masyarakat.
Program BTN Housingpreneur 2025 mencatat capaian signifikan dengan total 1.170 submission dan melahirkan 58 inovator baru yang dinilai kreatif, visioner, dan solutif. Mayoritas peserta berasal dari kalangan startup anak muda yang menghadirkan ide-ide segar, khususnya dalam pemanfaatan teknologi di sektor perumahan.
“Sejak awal memasuki area pameran BTN Expo, kita sudah melihat berbagai inovasi. Teknologi-teknologi baru mulai diterapkan di sektor perumahan. Startup-startup ini perlu diberi ruang agar dapat dikenal masyarakat luas sehingga proses menjadi lebih efektif dan efisien,” kata Nixon.
BTN Expo 2026 juga menunjukkan komitmen BTN dalam mendukung penguatan UMKM dan ekonomi kreatif. Sebanyak 30 tenant UMKM fashion dihadirkan di Bale Ayu dan 23 merchant UMKM kuliner di Bale Santap. BTN turut menghadirkan program Road to Indonesia Fashion Week sebagai dukungan terhadap industri kreatif nasional.
Pada aspek pengembangan sumber daya manusia, BTN Expo 2026 menggelar BTN Hiring untuk menjaring talenta baru sebagai pegawai BTN. Selain itu, BTN Champions Arena by Ruangguru turut dihadirkan sebagai bentuk investasi BTN dalam pengembangan talenta masa depan.
“BTN percaya bahwa investasi terbaik adalah investasi pada talenta dan sumber daya manusia,” tegas Nixon.
Di sektor perumahan, BTN Expo 2026 menghadirkan mitra developer BTN, baik pengembang perumahan subsidi maupun non-subsidi. Nixon menegaskan bahwa BTN bersikap selektif dalam memilih developer sebagai wujud komitmen menyediakan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah, mengapresiasi BTN atas penyelenggaraan BTN Housingpreneur 2025. Menurutnya, ajang ini menjadi bukti komitmen BTN dalam mengembangkan ekosistem perumahan nasional dengan menjaring inovasi dari akar rumput.
Ia menilai program tersebut memberikan ruang pengembangan kapasitas bagi generasi muda untuk menjawab persoalan utama sektor perumahan, yakni ketidaksesuaian antara pasokan dan kebutuhan hunian layak.
“Saya sangat bangga berada di tengah anak-anak muda yang luar biasa. Sejak awal, pemerintah memiliki tekad kuat membangun dan mengembangkan ekosistem perumahan. Bangsa ini memiliki energi besar, dan perubahan hanya bisa digerakkan oleh anak-anak muda,” ujar Fahri.
Fahri juga mendorong generasi muda untuk berani bermimpi dan mewujudkan ide-ide inovatif. “Silakan bermimpi ingin menjadi apa pun. Negara kita adalah negara demokrasi dan negara merdeka,” katanya.
Selama empat hari penyelenggaraan, BTN Expo 2026 turut dimeriahkan penampilan musisi Tanah Air yang menghadirkan suasana semarak bagi pengunjung. Antusiasme masyarakat tercatat tinggi, dengan jumlah pengunjung hampir mencapai 6.000 orang sejak 28 Januari hingga pagi 30 Januari 2026.
BTN Expo 2026 juga memberikan dampak sosial melalui penggalangan donasi bagi korban bencana di Indonesia. Dari kontribusi pengunjung sebesar Rp7.600 per partisipasi, hingga Jumat (30/1) terkumpul dana sebesar Rp43.312.000.
Nixon menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat dan berharap BTN Expo 2026 dapat menjadi motor penggerak bagi BTN dalam memperkuat komitmen mendukung ekosistem perumahan, UMKM, serta pengembangan talenta masa depan Indonesia. (*)












