Hadapi Musim Penghujan BPBD Sumut Tingkatkan Penanggulangan Bencana

Medan (suarsair.com)
Memasuki musim penghujan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) mengeluarkan instruksi khusus kepada seluruh jajaran pemerintahan kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya banjir dan tanah longsor.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Tuahta Saragih pada acara konferensi pers (Konpres) di kantor Gubernur Sumut, Rabu (8/10/2025).

Dijelaskan, langkah itu diambil sebagai respons terhadap kondisi cuaca ekstrem yang melanda Sumut beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, wilayah Danau Toba sempat mengalami kekeringan parah disertai kebakaran lahan. Kini, potensi bencana basah mengintai, seiring dengan meningkatnya intensitas hujan di sejumlah daerah.

Sebagai catatan pada tahun 2024 lalu, tercatat sebanyak 677 kejadian bencana di Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut, bencana hidrometeorologi basah mendominasi dengan 172 kejadian, termasuk 105 kali banjir yang tersebar hampir di seluruh kabupaten dan kota.

Gubernur menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat sebagai garda terdepan dalam mitigasi bencana. Edukasi tentang potensi bencana akan diperluas, dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kehutanan Sumut dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Penanaman hutan mangrove di kawasan pesisir akan terus kita dorong sebagai bagian dari upaya pencegahan bencana jangka panjang,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pemprov Sumut juga terus memperkuat kelembagaan penanggulangan bencana di tingkat daerah. Untuk mendukung langkah tersebut, disediakan dana sebesar Rp 3 miliar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah kabupaten/kota.

Komitmen Pemprov Sumut terhadap penanggulangan bencana juga diwujudkan melalui bantuan langsung berupa peralatan dan dukungan logistik bagi daerah terdampak. Kabupaten/kota juga didorong untuk mengoptimalkan penggunaan dana rehabilitasi dan rekonstruksi yang tersedia.

Hingga saat ini, beberapa daerah yang telah menerima bantuan dari BNPB antara lain Kabupaten Serdang Bedagai, Padang Lawas, Asahan, Nias Utara, Simalungun dan Kota Gunungsitoli. Beberapa wilayah lainnya juga tengah dalam proses pengajuan dan pencairan bantuan.

Dengan berbagai langkah tersebut, Gubernur menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan masyarakat Sumut dari ancaman bencana. “Kita tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tapi juga memastikan kesiapsiagaan dan pencegahan menjadi prioritas utama,” tegas Tuahta Saragih. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *