Medan (suarsair.com)
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Sidorame berlangsung penuh khidmat, Minggu (5/10/2025). Mengusung tema “Hasadaon Pakon Pangidangion na Marbuah” yang diambil dari Kolose 1:10, subtema “Lambin surung ma ibagas horja i Tuhan halani domma ipilih janah itotaphon hita laho marbuah”.
Rangkaian acara diawali dengan kebaktian yang dipimpin Pdt Juandaha Raya Purba MTh. Dalam khotbahnya yang diangkat dari Habakuk (1:12–17), mengajak seluruh jemaat GKPS Sidorame untuk terus aktif dan bersungguh-sungguh dalam pelayanan.
“Berbuat baiklah selalu kepada gereja dan kepada semua orang, jadilah berkat, sebab semua ada waktunya. Marilah kita memberikan yang terbaik kepada Tuhan selagi kita masih sehat. Kalau kita sudah sakit, mungkin tidak bisa lagi,” pesannya.
Usai ibadah, dilanjutkan acara khusus termasuk pembacaan sejarah berdirinya kuria (gereja), pengumpulan Amplop Banggal Ni Uhur (PNU), serta pemotongan kue ulang tahun ke-58.
Pemotongan kue dilakukan Pdt Juandaha Raya Purba didampingi Pengantar Jemaat St Sando Sinaga, PMJ dan perwakilan jemaat lainnya. Kue tersebut kemudian dibagikan kepada seluruh jemaat yang hadir sebagai simbol kebersamaan dan sukacita.
Dalam sambutannya Pengantar Jemaat GKPS Sidorame St Sando Sinaga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jemaat atas kehadiran dan dukungan mereka. Ia juga mengajak jemaat untuk turut serta dalam pengumpulan dana guna mendukung kegiatan gereja.
“Kita berharap semua jemaat dapat berpartisipasi agar target panitia untuk pengumpulan dana demi biaya pesta dan menyeimbangkan keuangan gereja dapat tercapai. Dengan demikian, nama Tuhan pun dipermuliakan,” ujarnya.
Usai kata-kata sambutan, dilanjutkan hiburan pengumpulan dana, makan bersama dan dilanjutkan hiburan dan ditutup manortor gabungan sektor 1, 2 dan 3 dan setiap sektor menyerahkan sumbangannya kepada panitia ulang tahun.
Perayaan HUT ke-58 GKPS Sidorame itu menjadi momen reflektif bagi seluruh jemaat untuk memperkuat iman, mempererat kebersamaan dan semakin giat dalam pelayanan sebagai wujud syukur atas penyertaan Tuhan selama ini. (*)












