Momentum itu menjadi semakin istimewa karena turut diisi dengan doa pemberangkatan bagi Pdt Dr Jhon PE Simorangkir yang akan mengikuti pemilihan Bishop GKPI periode 2025–2030.
Acara dimulai dengan kebaktian singkat yang dipimpin langsung Pdt Dr Jhon PE Simorangkir sebagai pengkhotbah. Bertugas sebagai pembawa acara (liturgis) adalah Pnt Reynold Panggabean, doa syafaat dipanjatkan oleh Pdt Iwan Simorangkir, dan MC dipandu oleh St Drs Jamuara Panggabean.
Dalam khotbahnya Pdt Jhon PE Simorangkir mengangkat firman Tuhan dari Mazmur 90:12. “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.”
Dia menyampaikan bahwa dunia ini penuh dengan pilihan yang benar dan yang salah, namun hanya orang yang menghitung hari-harinya dengan bijaklah yang akan berjalan pada jalan yang benar, meskipun tidak selalu mudah.
Dia menjelaskan bahwa Mazmur 90 adalah mazmur yang kontemplatif, mengingatkan kita akan kefanaan hidup. Menghitung hari-hari berarti menyadari bahwa setiap hari adalah kesempatan untuk hidup lebih dekat dengan Tuhan, bukan hidup sembarangan.
Hati yang bijaksana bukan hanya soal kecerdasan intelektual, melainkan menyikapi hidup dengan perspektif Allah memperjuangkan kebenaran dan keadilan demi kesejahteraan sesama.
Dalam sambutannya St Lidang Panggabean SE menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kebersamaan yang terus terjalin di antara anggota P3BB.
Dukungan Penuh untuk Pdt Jhon Simorangkir
P3BB menyatakan dukungan penuh kepada Pdt Dr Jhon PE Simorangkir dalam pencalonannya sebagai Bishop GKPI. Ketua P3BB berharap, pemilihan dapat berjalan dengan bersih dan tanpa kelompok-kelompok atau sekat antar hamba Tuhan.
“Sinode GKPI harus menjadi wadah pemersatu, bukan pemisah. Kita doakan Pdt Jhon menjadi bagian dari rencana Tuhan untuk gereja dan kerajaan-Nya. Siap untuk menang, dan siap untuk kalah,” ucapnya dengan penuh keyakinan.
“Kita semua mendukung dan berdoa agar Pdt Dr Jhon dapat terpilih sebagai nomor satu Bishop GKPI untuk periode 2025–2030, membawa GKPI ke arah yang lebih baik dan semakin berdaya guna,” tutupnya. (*)












