Pemprov Sumut Komit Jaga Stabilitas Harga Pangan Lewat Program JASKOP

Medan (suarsair.com)

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menegaskan komitmennya menjaga kestabilan harga komoditas pangan melalui program Jaminan Stabilisasi Harga Komoditi Pangan (JASKOP). Program ini bertujuan menyeimbangkan harga agar petani tidak merugi dan masyarakat tetap mendapat harga yang terjangkau.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sumut, Effendy Pohan, mengatakan JASKOP dirancang agar inflasi tetap stabil, dengan menjaga keseimbangan antara harga produsen dan konsumen. Berdasarkan data BPS, inflasi tahunan Sumut pada Agustus 2025 tercatat sebesar 4,42%, di mana pangan menjadi penyumbang utama.

Salah satu langkah nyata JASKOP adalah pembangunan 10 unit solar dryer dome (SDD) di Kabupaten Batubara dan Karo—dua sentra penghasil cabai merah terbesar di Sumut. SDD ini akan membantu petani mengeringkan cabai, memperpanjang masa simpan, dan menjaga nilai jual komoditas.

“Kami targetkan pembangunan selesai Desember 2025 dan bisa digunakan saat panen tahun depan,” kata Lambok Turnip, Kabid Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Sumut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindag ESDM Sumut, Fitra Kurnia, menyebut pihaknya aktif memantau harga lewat aplikasi pemantauan Kemendag untuk mengantisipasi lonjakan harga komoditas. Jika ada notifikasi dini, intervensi pasar akan segera dilakukan.

Pemprov Sumut juga bekerja sama dengan BUMD dan stakeholder peternakan untuk menjaga harga ayam dan telur tetap stabil, tanpa merugikan peternak maupun konsumen. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *