Medan (suarsair.com) – Sebagai salah satu provinsi yang ada di Indonesia, Sumatera Utara (Sumut) acap kali dihujani oleh rasa kekecewaan masyarakatnya dalam mendapatkan keadilan.
Penanganan masalah sosial, ekonomi, hukum, sampai persoalan lingkungan hidup, seringkali mengabaikan keadilan bagi masyarakatnya.
Dalam konsep berbangsa dan bernegara, telah disepakati bahwa insan pers merupakan Pilar Ke-empat Demokrasi setelah Eksekutif, Yudikatif dan Legislatif.
Hal ini bertujuan agar dunia pers dan para jurnalis yang termasuk di dalamnya, berfungsi sebagai alat pengawas atau sosial kontrol terhadap jalannya roda pemerintahan.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Forum Jurnalis Peduli Keadialan (PB – FJPK), Js Leo Siagian dalam konferensi pers yang dilakukan di salah satu cafe di bilangan Stadiun Teladan, Medan, Rabu (9/9/2026).
“Alasan utama pers menjadi sosial kontrol terhadap jalannya roda pemerintahan adalah agar tidak terjadi penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang oleh para pejabat pulik. Maka diperlukanlah check and rechek,” ucap Leo yang merupakan wartawan senior di tingkat nasional ini.
Selain itu, dikatakannya insan pers atau jurnalis juga berfungsi sebagai penyambung lidah rakyat yakni menjembatani atau menyampaikan suara atau aspirasi publik kepada para pemangku kebijakan.
“Dan masih ada lagi fungsi lainnya seperti penyedia informasi yang kredibel dan valid maupun sebagai wadah pendidikan politik, mengedukasi masyarakat dengan membangun kesadaran hukum, politik, melalui advokasi serta ruang diskusi publik yang terbuka,” paparnya.
Untuk memperkaya organ-organ pers maupun jurnalis yang telah ada, imbuhnya lagi, maka PB-FJPK dari Jakarta, dalam waktu dekat ini akan mendeklarasikan pembentukan pengurus FJPK di Sumut, “Kami akan melaksanakan “Temu Ramah dan Perkenalan” dengan para calon pengurus PD-FJPK dan tokoh masyarakat di Sumut yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 12 September 2026 bertempat di RM Cindelaras Jalan Stadion Teladan, Medan.
Undangan khusus dan terbatas sudah saya sampaikan kepada beberapa rekan pers, tokoh masyarakat, serta pejabat publik. Dan kami berharap agar keberadaan FJPK di Sumut nantinya disambut baik oleh masyarakat dan para rekan media atau jurnalis, termasuk panitia yang ikut mensukseskan acara ini,” kata Leo yang mantan aktivis Eksponen Angkatan ’66 itu. (Sipa Munthe/***)












